Mengenal SPF dan PA pada Sunscreen, Apa Bedanya?

Mengenal SPF dan PA pada Sunscreen, Apa Bedanya?
Mengenal SPF dan PA pada Sunscreen, Apa Bedanya?

Sinar matahari mengandung sinar ultraviolet (UV) yang dapat memberikan dampak buruk jika kulit terpapar terus-menerus tanpa perlindungan. Paparan sinar UV dapat menyebabkan kulit terbakar, munculnya flek hitam, tanda-tanda penuaan dini, hingga meningkatkan risiko masalah kulit lainnya. Karena itu, penting untuk mengetahui fungsi SPF dan PA agar perlindungan yang diberikan sunscreen bisa lebih maksimal.

Apa Itu SPF dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Singkatan dari Sun Protection Factor, SPF adalah ukuran standar internasional yang menunjukkan seberapa kuat kemampuan suatu produk tabir surya dalam melindungi kulit dari paparan sinar UVB. Perlu dicatat, sinar UVB adalah jenis radiasi matahari yang menjadi penyebab utama kulit kemerahan, terasa perih, terbakar (sunburn), serta memicu kerusakan sel kulit bagian luar.

Angka yang mengikuti di belakang huruf SPF—seperti SPF 15, 30, atau 50—bukanlah sekadar pajangan, melainkan indikator waktu perlindungan. Sebagai ilustrasi sederhana, jika kulit Anda biasanya mulai kemerahan setelah 10 menit terpapar matahari tanpa perlindungan, penggunaan sunscreen dengan SPF 30 secara teoretis akan memperpanjang waktu perlindungan tersebut hingga 30 kali lipat (sekitar 300 menit). Namun, tingkat perlindungan ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung berikut ini:

  1. Jumlah Penggunaan: Memakai sunscreen terlalu sedikit akan membuat angka SPF pada kemasan tidak bekerja secara maksimal.
  2. Aktivitas Fisik: Keringat berlebih atau cipratan air dapat melunturkan lapisan pelindung, sehingga proses re-apply (oles ulang) setiap 2 jam sekali tetap wajib dilakukan.
  3. Intensitas Matahari: Paparan di jam-jam puncak (pukul 10 pagi hingga 4 sore) membutuhkan angka SPF yang lebih tinggi untuk perlindungan optimal.

Apa Itu PA dan Mengapa Sama Pentingnya?

Jika SPF bertugas menangkal sinar UVB, maka PA (Protection Grade of UVA) adalah perisai yang dikhususkan untuk melindungi kulit dari sinar UVA. Berbeda dengan UVB yang membakar permukaan kulit, sinar UVA memiliki gelombang yang lebih panjang dan mampu menembus lapisan kulit yang lebih dalam (dermis). Sinar inilah yang bertanggung jawab atas timbulnya kerutan halus, garis penuaan dini, hilangnya elastisitas kulit, serta flek hitam atau hiperpigmentasi. Hebatnya lagi, sinar UVA bisa menembus kaca jendela dan awan tebal, bahkan saat cuaca sedang mendung sekalipun.

Pada kemasan produk sunscreen, tingkat perlindungan PA biasanya ditandai dengan simbol tanda plus (+), yang dikelompokkan ke dalam beberapa tingkatan:

  1. PA+: Memberikan perlindungan dasar atau ringan terhadap sinar UVA.
  2. PA++: Menawarkan perlindungan tingkat sedang, sangat ideal untuk aktivitas harian di dalam ruangan dengan paparan jendela.
  3. PA+++: Memberikan perlindungan tingkat tinggi, cocok bagi Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan.
  4. PA++++: Tingkat perlindungan paling maksimal terhadap sinar UVA, sangat direkomendasikan untuk cuaca tropis yang terik seperti di Indonesia.

Rekomendasi Sunscreen

Jika Anda sedang mencari sunscreen untuk digunakan setiap hari, Medikacare Sunscreen Perfect Glow SPF 50 PA+++ bisa menjadi salah satu pilihan. Sunscreen ini membantu melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB yang dapat memicu kulit terbakar, munculnya flek hitam, hingga tanda-tanda penuaan dini. Formulanya ringan, cepat meresap, tidak lengket, serta diperkaya kandungan pelembap sehingga nyaman digunakan pada semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

Klik Disini Dapatkan Sunscreen

SkincareKecantikanMedikare Skincare
Kategori: Skincare
Penulis:
Globumil

Panduan Kecantikan Lainnya

Wawasan mendalam dari para ahli untuk kucil cantik

Loading...

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Berikan Komentar