Untuk mengatasinya, diperlukan pendekatan yang lebih dari sekadar membersihkan wajah. Menjaga pola makan, tidur yang cukup, serta mengelola stres dapat membantu mengurangi faktor pemicu dari dalam tubuh. Dengan begitu, perawatan kulit yang dilakukan juga dapat memberikan hasil yang lebih maksimal.
Mengapa Jerawat Sering Muncul di Dagu?
Secara umum, ada beberapa faktor utama yang menjadi dalang di balik suburnya pertumbuhan jerawat di area dagu Anda:
- Gejolak dan Ketidakseimbangan Hormon
Hormon androgen yang melonjak seperti saat menjelang menstruasi (PMS), masa kehamilan, atau akibat stress dapat merangsang kelenjar minyak di sekitar dagu untuk memproduksi sebum secara berlebihan. Minyak berlebih ini kemudian menyumbat pori-pori dan memicu peradangan.
- Kebiasaan Menyentuh dan Menopang Dagu
Tanpa disadari, kita sering kali menopang dagu dengan telapak tangan saat melamun, belajar, atau bekerja di depan laptop. Tangan kita adalah sarang kuman dan bakteri dari berbagai benda yang kita sentuh. Perpindahan bakteri dari tangan ke kulit dagu yang hangat dan berminyak ini memicu infeksi jerawat dengan sangat cepat.
- Gesekan dari Masker atau Pakaian (Acne Mechanica)

Penggunaan masker medis atau kain yang terlalu ketat, atau gesekan dari kerah baju dan helm, bisa menciptakan hawa lembap dan panas di area dagu. Gesekan yang terjadi terus-menerus ini merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier) dan mempermudah bakteri jerawat untuk berkembang biak.
- Sisa Kosmetik dan Kebersihan yang Kurang Maksimal
Area lekukan di bawah bibir dan dagu sering kali terlewat saat kita mencuci muka. Sisa makeup, sisa pencuci mulut (pasta gigi yang mengandung fluorida), atau minyak yang tidak terangkat sempurna akan menumpuk di pori-pori dagu dan berubah menjadi komedo serta jerawat inflamasi.
Tips Mengatasi Jerawat di Dagu agar Tidak Balik Lagi
Untuk mengusir jerawat di dagu secara total, berikut adalah beberapa cara praktis dan efektif yang bisa Anda terapkan:
- Lakukan Teknik Double Cleansing secara Rutin
Bersihkan wajah dalam dua tahap, terutama pada malam hari setelah beraktivitas. Gunakan micellar water atau cleansing balm terlebih dahulu untuk melarutkan minyak dan sisa kosmetik di dagu, lalu lanjutkan dengan sabun cuci muka yang lembut. Pastikan Anda membilas area dagu hingga benar-benar bersih tanpa ada sisa sabun yang tertinggal.
- Gunakan Skincare dengan Kandungan Khusus Jerawat
Carilah produk perawatan yang mengandung bahan aktif seperti Asam Salisilat (Salicylic Acid/BHA) untuk membersihkan sumbatan di dalam pori-pori, Benzoyl Peroxide untuk membunuh bakteri penyebab jerawat, atau Tea Tree Oil sebagai antiradang alami yang lembut untuk meredakan kemerahan.
- Kurangi Konsumsi Makanan Manis dan Olahan Susu (Dairy)
Makanan tinggi gula (boba, kue, roti putih) dan produk susu hewani dapat memicu lonjakan insulin dalam darah, yang otomatis merangsang hormon pemicu minyak wajah. Cobalah beralih ke makanan yang lebih sehat dan perbanyak minum air putih untuk mendetoksifikasi tubuh dari dalam.
- Kelola Stres dan Jaga Kebersihan Tangan
Sadari kebiasaan tangan Anda dan usahakan untuk tidak menyentuh, memencet, atau memegang area dagu sama sekali. Selain itu, kelola stres Anda dengan tidur yang cukup (7-8 jam semalam) dan lakukan relaksasi, karena stres adalah bahan bakar utama yang membuat hormon jerawat semakin mengamuk.
Rekomendasi Obat Totol Jerawat
Jika jerawat di dagu mulai mengganggu, Anda bisa coba penggunaan produk totol jerawat yang sesuai dengan kebutuhan kulit. Salah satu pilihannya adalah Acne Spot Treatment MedikaCare Skincare, yang mengandung Centella Asiatica untuk membantu melawan bakteri penyebab jerawat, meredakan peradangan, serta mengurangi kemerahan pada kulit. Selain membantu mengatasi jerawat yang sedang aktif, produk ini juga dapat membantu menyamarkan noda bekas jerawat sehingga kulit tampak lebih bersih dan merata. Produk ini telah terdaftar BPOM serta aman digunakan oleh ibu hamil dan ibu menyusui, sehingga dapat menjadi pilihan praktis untuk perawatan jerawat sehari-hari.

Komentar (0)