Namun, tanpa disadari beberapa kebiasaan sehari-hari justru bisa membuat skin barrier melemah. Misalnya terlalu sering eksfoliasi atau memakai produk skincare yang tidak cocok. Jika skin barrier rusak, kulit bisa menjadi kering, mudah iritasi, terasa kasar, dan lebih rentan berjerawat.
Mengapa Skin Barrier Bisa Mengalami Kerusakan?
Kerusakan pada skin barrier umumnya tidak terjadi secara instan, melainkan akibat akumulasi dari kesalahan cara merawat kulit yang dilakukan secara terus-menerus. Kulit wajah memiliki tingkat keasaman alami (pH) dan lapisan minyak sehat yang menjaga keseimbangannya. Ketika Anda memperlakukan kulit secara agresif dengan harapan ingin mendapatkan hasil yang instan seperti ingin cepat putih atau cepat bebas jerawat Anda justru berisiko mengikis lapisan pelindung tersebut. Memahami kebiasaan apa saja yang merusak skin barrier adalah langkah awal yang paling penting agar Anda bisa menghentikan kerusakan yang lebih parah dan mulai melakukan pemulihan.
5 Kebiasaan Buruk yang Wajib Dihindari
Berikut adalah lima kebiasaan yang paling sering menjadi penyebab utama rusaknya lapisan pelindung kulit wajah Anda:
- Melakukan Eksfoliasi Secara Berlebihan (Over-Exfoliating)
Menggunakan produk eksfoliasi fisik (seperti scrub wajah yang kasar) atau eksfoliasi kimiawi (seperti AHA, BHA, dan PHA) memang bagus untuk mengangkat sel kulit mati. Namun, jika dilakukan hampir setiap hari, kebiasaan ini akan mengikis lapisan kulit sehat di bawahnya. Batasi eksfoliasi cukup 2 hingga 3 kali saja dalam seminggu.
- Mencuci Muka dengan Sabun yang Bikin Kulit Kering

Banyak orang mengira bahwa wajah yang terasa kesat dan "tertarik" setelah cuci muka adalah tanda kulit yang bersih sempurna. Padahal, rasa kesat itu menandakan bahwa minyak alami kulit Anda telah terkikis habis. Pilihlah sabun cuci muka yang lembut, bebas dari kandungan alkohol, dan tidak menghasilkan busa berlebih (gentle cleanser).
- Sering Melewatkan Penggunaan Pelembap (Moisturizer)
Apapun jenis kulit Anda, bahkan untuk kulit yang berminyak sekalipun, pelembap adalah menu wajib yang tidak boleh ditinggalkan. Tanpa pelembap, kadar air di dalam kulit akan menguap dengan cepat, memicu kulit menjadi dehidrasi, dan memaksa kelenjar minyak memproduksi minyak lebih banyak lagi yang akhirnya menyumbat pori-pori.
- Malas Menggunakan Sunscreen di Siang Hari
Sinar matahari mengandung radiasi UV yang sangat kuat dan dapat merusak struktur protein serta lipid yang menyusun skin barrier. Jika Anda rajin menggunakan berbagai macam skincare malam tetapi malas memakai sunscreen di siang hari, maka usaha perawatan kulit Anda akan sia-sia karena benteng pertahanan kulit terus-menerus dirusak oleh matahari.
- Sering Mengganti Produk Skincare dalam Waktu Singkat
Kulit membutuhkan waktu setidaknya 28 hari untuk beradaptasi dan memperbarui sel-selnya. Kebiasaan tidak sabaran dan sering bergonta-ganti produk skincare baru dalam hitungan hari akan membuat kulit menjadi stres, bingung, dan memicu reaksi peradangan yang merusak lapisan pelindungnya.
Rekomendasi Skincare Jaga Skin Barrier
Jika skin barrier mulai terasa rusak, kulit biasanya jadi lebih sensitif, mudah kering, kusam, bahkan gampang muncul jerawat. Karena itu, penting memilih skincare dengan kandungan yang membantu menjaga kelembapan sekaligus menenangkan kulit. Salah satu rekomendasi yang bisa dicoba adalah Medikacare Whitening Serum dan Hydrate & Brightening Moisture Gel yang memiliki tekstur ringan dan nyaman dipakai sehari-hari.
Kandungan seperti niacinamide, hyaluronic acid, dan galactomyces di dalamnya membantu menjaga kulit tetap lembap, membantu menyamarkan noda bekas jerawat, serta membantu memperbaiki skin barrier agar kulit terasa lebih sehat dan segar. Produk ini juga sudah terdaftar BPOM dan friendly untuk ibu hamil maupun menyusui, sehingga bisa jadi pilihan skincare harian untuk membantu kulit tetap glowing dan terawat.

Komentar (0)