5 Cara Mengatasi Bruntusan di Jidat dengan Perawatan Sederhana

5 Cara Mengatasi Bruntusan di Jidat dengan Perawatan Sederhana
5 Cara Mengatasi Bruntusan di Jidat dengan Perawatan Sederhana

1. Gunakan Teknik Double Cleansing Setiap Malam

Banyak orang merasa sudah cukup hanya dengan mencuci muka satu kali. Padahal, sisa tabir surya (sunscreen), makeup, dan minyak di jidat sangat sulit diangkat hanya dengan sabun muka biasa. Teknik double cleansing atau pembersihan ganda sangat krusial. Gunakan micellar water, cleansing oil, atau cleansing balm terlebih dahulu untuk melarutkan kotoran berminyak, kemudian ikuti dengan facial wash yang lembut. Dengan memastikan jidat benar-benar bersih sebelum tidur, Anda memutus rantai penyumbatan pori-pori yang menjadi penyebab utama bruntusan.

2. Eksfoliasi Rutin dengan Bahan Salicylic Acid (BHA)

Karena bruntusan adalah sumbatan di dalam pori, Anda membutuhkan bahan kimia yang bisa masuk ke dalam lemak pori-pori untuk mengeluarkannya. Salicylic Acid atau BHA adalah standar emas dalam mengatasi bruntusan di jidat. Gunakan toner atau serum yang mengandung BHA 1-2% sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu. Bahan ini bekerja dengan cara melarutkan "lem" yang mengikat sel kulit mati, sehingga sumbatan pada jidat perlahan akan terkikis dan permukaan kulit kembali halus tanpa perlu ekstraksi paksa.

3. Jaga Kebersihan Rambut dan Poni

5 Cara Mengatasi Bruntusan di Jidat dengan Perawatan Sederhana - medikacare skincare

Salah satu penyebab bruntusan di jidat yang paling sering diabaikan adalah rambut. Jika Anda memiliki poni, minyak alami rambut serta sisa produk penata rambut (hairspray atau vitamin rambut) bisa berpindah ke kulit jidat dan menyumbat pori-pori. Pastikan Anda keramas secara teratur dan sebisa mungkin jepit poni ke atas saat sedang di rumah atau saat tidur. Menghindari kontak langsung antara rambut yang kotor dengan kulit jidat akan secara signifikan mengurangi kemunculan bruntusan baru.

4. Gunakan Pelembap Berbasis Air (Gel) yang Non-Comedogenic

Sering kali orang yang beruntusan justru takut menggunakan pelembap karena merasa kulitnya sudah berminyak. Padahal, kulit yang dehidrasi akan memproduksi lebih banyak minyak untuk mengompensasi kekeringan, yang justru memperparah bruntusan. Kuncinya adalah memilih pelembap bertekstur gel yang ringan dan berlabel non-comedogenic. Pelembap jenis ini memberikan hidrasi tanpa menyumbat pori-pori, sehingga keseimbangan kadar air dan minyak di jidat tetap terjaga dengan baik.

5. Hindari Menyentuh Wajah dan Pastikan Sarung Bantal Bersih

Tangan kita adalah sumber bakteri yang luar biasa banyak. Kebiasaan menopang dagu atau menyentuh jidat secara tidak sadar dapat memindahkan bakteri ke area yang sedang bermasalah. Selain itu, sarung bantal yang jarang diganti menjadi sarang debu dan minyak yang menempel langsung ke wajah selama Anda tidur 7-8 jam setiap malam. Pastikan untuk mengganti sarung bantal minimal satu minggu sekali dan disiplin untuk tidak menyentuh jidat agar peradangan tidak semakin meluas.

SkincareKesehatanGlobumil
Kategori: Skincare
Penulis:
Globumil

Panduan Kecantikan Lainnya

Wawasan mendalam dari para ahli untuk kucil cantik

Loading...

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Berikan Komentar