1. Double Cleansing
Urutan pertama yang mutlak harus dilakukan sebelum eksfoliasi adalah membersihkan wajah secara menyeluruh. Eksfoliasi tidak akan efektif (bahkan bisa mendorong kotoran lebih dalam) jika kulit masih tertutup makeup, tabir surya, dan debu.
- Langkah a (Minyak): Gunakan cleansing oil atau cleansing balm untuk melarutkan kotoran berbasis minyak (makeup dan sunscreen). Pijat lembut selama 30-60 detik dan bilas.
- Langkah b (Pembersih Berbasis Air): Lanjutkan dengan facial wash berbasis air (gel atau busa) untuk membersihkan residu minyak dan kotoran berbasis air.
2. Proses Eksfoliasi: Pilih Metode yang Tepat
Setelah kulit bersih, barulah masuk ke langkah inti, yaitu eksfoliasi. Eksfoliasi sebaiknya hanya dilakukan 1-3 kali seminggu (tergantung jenis kulit dan konsentrasi produk) dan selalu pada malam hari. Jangan pernah melakukan eksfoliasi kimia dan fisik secara bersamaan.
- Eksfoliasi Fisik (Physical Exfoliation): Jika Anda menggunakan scrub atau peeling gel, aplikasikan produk pada wajah yang agak lembap. Gosok perlahan dengan gerakan melingkar selama maksimal 30 detik. Bilas dengan air bersih dan pastikan tidak ada butiran scrub yang tersisa.
- Eksfoliasi Kimia (Chemical Exfoliation): Jika Anda menggunakan toner/serum yang mengandung AHA, BHA, atau PHA, aplikasikan produk ini setelah wajah kering sempurna setelah mencuci muka. Tuang ke kapas lalu usapkan lembut atau tepuk-tepuk langsung dengan jari (untuk serum). Biarkan meresap 5-10 menit sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
3. Mengembalikan Kelembapan

Setelah proses eksfoliasi, kulit cenderung menjadi lebih sensitif, pH-nya sedikit berubah, dan berpotensi mengalami dehidrasi. Langkah selanjutnya adalah menenangkan kulit dan mengembalikan keseimbangan pH serta kelembapannya.
- Toner Hidrasi (Hydrating Toner): Aplikasikan toner yang fokus pada hidrasi (mengandung hyaluronic acid, ceramide, atau glycerin). Toner ini berfungsi sebagai buffer untuk menstabilkan kondisi kulit sebelum produk skincare berat lainnya diaplikasikan.
- Serum atau Essence: Gunakan serum atau essence yang bersifat menenangkan (soothing) dan memperkuat skin barrier, seperti yang mengandung Centella Asiatica (Cica), Niacinamide, atau Probiotik. Ini sangat penting untuk mengurangi kemerahan akibat eksfoliasi.
4. Mengunci Kelembapan dengan Pelembap
Langkah terakhir dan yang paling penting setelah eksfoliasi adalah mengunci semua kelembapan dan nutrisi yang telah diberikan.
- Moisturizer/Pelembap: Aplikasikan pelembap dengan tekstur yang kaya (creamy) yang mengandung emolien kuat seperti ceramide, shea butter, atau squalan. Pelembap ini bertugas membangun kembali skin barrier yang mungkin sedikit terganggu selama proses eksfoliasi dan mencegah hilangnya air dari kulit (Trans-Epidermal Water Loss).
Rekomendasi Facial Wash
Kamu bisa mulai mencoba Medika Care Skincare Brightening Facial Wash, pembersih wajah yang lembut sekaligus efektif untuk membuat kulit tampak lebih cerah dan segar. Cleanser ini membantu mengembalikan pH kulit, melembapkan, serta menutrisi wajah tanpa membuatnya terasa kering dan yang penting, aman untuk ibu hamil maupun menyusui. Dengan kandungan aktif seperti Galactomyces, Tranexamic Acid, dan Niacinamide, facial wash ini bekerja mengatasi jerawat, memudarkan noda hitam, menenangkan peradangan, hingga mencerahkan kulit secara maksimal. Cocok sebagai langkah awal perawatan harian untuk mendapatkan kulit sehat dan glowing alami.

Komentar (0)